Strategi Iklan Shopee 11.11 dan TikTok Shop
Kunci sukses iklan 11.11 bukan menaikkan budget di hari H saja, melainkan menyiapkan produk, kreatif, dan audiens sejak awal November. Seller yang menang biasanya membagi kampanye menjadi tiga fase: pemanasan untuk mengumpulkan minat, puncak di 11 November untuk menangkap pembeli, dan sisa promo untuk menjaring yang belum sempat checkout.
11.11 adalah salah satu momen belanja terbesar di marketplace Indonesia. Pembeli sudah menunggu, voucher bertebaran, dan persaingan iklan melonjak. Tanpa persiapan, budget bisa habis dalam beberapa jam pertama untuk klik yang mahal dan tidak menghasilkan penjualan.

Fase 1: Persiapan (1–6 November)
Pilih produk andalan. Fokus pada 5–20 produk dengan stok aman, margin cukup, dan ulasan baik. Produk dengan rating rendah jarang menang meski diberi budget besar.
Hitung batas promo. Tentukan diskon, voucher, dan gratis ongkir yang masih menguntungkan. Ingat bahwa biaya iklan juga harus masuk hitungan.
Rapikan halaman produk. Judul jelas, foto utama menarik, video produk, dan deskripsi yang menjawab pertanyaan umum.
Daftar kampanye resmi. Cek jadwal dan syarat kampanye 11.11 di Seller Centre Shopee dan TikTok Shop. Kampanye resmi biasanya memberi eksposur tambahan di halaman promo.
Siapkan kreatif. Video pendek produk, foto dengan label harga promo, dan konten untuk live shopping.
Fase 2: Pemanasan (7–10 November)
Pemanasan bertujuan mengumpulkan orang yang tertarik, supaya di hari H mereka tinggal membeli.
- Jalankan iklan dengan budget moderat untuk produk andalan
- Dorong orang menambahkan produk ke keranjang atau wishlist
- Ajak follow toko untuk mendapat voucher khusus
- Umumkan jadwal live shopping 11.11
- Untuk TikTok Shop, siapkan kampanye Product GMV Max dan biarkan sistem mulai belajar

Fase 3: Hari H (11 November)
Naikkan budget bertahap, bukan sekaligus. Mulai sejak tengah malam karena banyak pembeli berbelanja di jam pertama. Pantau setiap beberapa jam dan tambah budget di produk yang ROAS-nya bagus.
Fokus pada produk yang sudah terbukti. Hari H bukan waktu untuk menguji produk baru.
Jalankan live shopping di jam ramai. Tengah malam, siang, dan malam hari sering menjadi puncak.
Pantau stok. Iklan untuk produk yang habis harus segera dihentikan.
Balas chat dengan cepat. Pembeli yang bertanya di hari H biasanya siap membeli saat itu juga.
Fase 4: Sisa promo (12–13 November)
Banyak marketplace memperpanjang sebagian promo setelah tanggal 11. Gunakan untuk retargeting orang yang sudah menambahkan ke keranjang tapi belum checkout, dan untuk produk yang stoknya masih banyak.
Membagi budget
Pembagian berikut hanya ilustrasi awal, yang disesuaikan dengan data toko Anda:
- Persiapan dan pemanasan: 20–30%
- Hari H 11.11: 30–40%
- Sisa promo dan retargeting: 10–15%
- Sisa bulan, Black Friday, persiapan 12.12: sisanya

Yang perlu dipantau
- ROAS per produk, bukan hanya total toko
- Biaya per pesanan dibanding margin produk
- Stok tersisa untuk produk yang sedang diiklankan
- Rating dan ulasan baru, karena lonjakan pesanan bisa memicu komplain pengiriman
Setelah promo selesai, lakukan evaluasi menyeluruh.
FAQ: Iklan 11.11 di Marketplace
Kapan sebaiknya mulai beriklan untuk 11.11?
Idealnya sejak awal November untuk pemanasan, dengan puncak budget di tanggal 11.
Apakah semua produk perlu diiklankan?
Tidak. Fokus pada produk dengan stok aman, margin cukup, dan ulasan baik.
Berapa kali budget hari H dibanding hari biasa?
Tergantung toko. Naikkan bertahap sambil memantau ROAS, jangan langsung berlipat-lipat.
Apakah iklan Meta perlu ikut dijalankan?
Bisa membantu menarik traffic dari luar marketplace, terutama untuk brand yang sudah punya audiens.
Siapkan 11.11 dengan strategi
Skipjack Digital adalah agency performance marketing di Denpasar, partner resmi Meta, Google, dan TikTok, dengan lebih dari Rp 25 miliar ad spend yang sudah dikelola. Kami membantu brand dan seller menyusun strategi iklan untuk momen belanja besar.